![]() |
| Foto: Soge Egos |
![]() |
| Foto: Soge Egos |
Rencana pembangunan dua Ruang Kelas Baru (RKB) untuk SMP Satu Atap (Satap) Lamawolo mulai menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah petugas dan tim teknis terlihat melakukan survei lokasi pembangunan di lingkungan sekolah guna memastikan kesiapan lahan dan kondisi teknis sebelum pekerjaan dimulai.
Kegiatan survei tersebut disambut antusias oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat. Kehadiran tambahan ruang kelas dinilai sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas.
Dalam survei itu, petugas melakukan pengukuran lahan, pengecekan kondisi tanah, serta meninjau akses menuju lokasi pembangunan. Beberapa titik calon lokasi pembangunan juga diperiksa untuk memastikan posisi bangunan nantinya aman dan sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa jumlah siswa yang terus bertambah dari tahun ke tahun membuat kebutuhan ruang belajar menjadi semakin mendesak. Selama ini, proses pembelajaran terpaksa dilakukan dengan pembagian jadwal atau pemanfaatan ruangan secara bergantian karena keterbatasan kelas.
“Kami sangat bersyukur karena pembangunan dua ruang kelas baru mulai diproses. Ini menjadi harapan besar bagi sekolah dan masyarakat,” ungkap salah seorang tenaga pendidik di SMP Satap Lamawolo.
Selain membantu meningkatkan kenyamanan belajar siswa, pembangunan RKB juga diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah tersebut. Masyarakat menilai keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai sangat penting agar anak-anak desa dapat belajar dengan lebih baik tanpa harus pergi jauh ke wilayah lain.
Warga Lamawolo juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai tepat waktu. Mereka siap mendukung pekerjaan pembangunan demi kemajuan pendidikan bagi generasi muda di desa itu.
Dengan dimulainya tahap survei lokasi, masyarakat kini menaruh harapan besar agar pembangunan dua ruang kelas baru segera terealisasi dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses pendidikan di kawasan pedesaan.

