![]() |
| Foto: Son Leyn |
LAMAWOLO – SMP Negeri Satu Atap Lamawolo melaksanakan ujian literasi dan numerasi sebagai bagian dari rangkaian Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026. Berbeda dengan ujian seleksi pada umumnya, pelaksanaan tes ini bukan untuk menentukan diterima atau tidaknya calon murid, melainkan sebagai langkah awal untuk memetakan kemampuan dasar setiap peserta didik.
Melalui ujian tersebut, pihak sekolah ingin mengetahui sejauh mana kemampuan calon murid dalam membaca, memahami isi bacaan, serta melakukan perhitungan sederhana. Hasil pemetaan ini akan menjadi bekal bagi para guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa sejak hari pertama mereka memasuki bangku SMP.
Kepala sekolah menjelaskan bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda. Oleh karena itu, informasi yang diperoleh dari ujian literasi dan numerasi akan membantu guru memberikan pendampingan yang lebih tepat sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Tes ini bukan untuk mencari siapa yang pintar atau siapa yang kurang mampu. Kami ingin mengenali kemampuan awal setiap anak agar guru dapat memberikan pembelajaran yang sesuai. Harapannya, tidak ada siswa yang merasa tertinggal ketika proses belajar mengajar dimulai, jelas pihak sekolah.
Selain bermanfaat bagi guru, hasil ujian juga memberikan gambaran kepada orang tua mengenai kemampuan dasar putra-putri mereka. Dengan demikian, orang tua dapat memberikan pendampingan belajar di rumah pada aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Bagi para calon murid, ujian ini menjadi pengalaman awal yang santai dalam memasuki jenjang pendidikan baru. Sekolah menekankan bahwa peserta tidak perlu merasa takut atau tertekan oleh nilai karena hasil tes tidak memengaruhi kelulusan ataupun penerimaan sebagai siswa baru.
Melalui pendekatan ini, SMP Negeri Satu Atap Lamawolo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berpihak kepada peserta didik. Dengan mengenali kemampuan dasar sejak awal, sekolah berharap setiap anak dapat belajar dengan lebih percaya diri, memperoleh pendampingan yang tepat, serta berkembang sesuai potensi yang dimilikinya.
