Selasa, 19 Maret 2019

Siswa SMPN Satap Bugalima Ikuti Gladi UNBK di SMA St. Darius Larantuka

Foto:  Emyen LeonyArya Irolf Goran
Larantuka – Sejumlah siswa SMP Negeri Satu Atap (Satap) Bugalima mengikuti kegiatan Gladi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA St. Darius Larantuka sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan ujian berbasis komputer. Kegiatan tersebut berlangsung di ibu kota Kabupaten Flores Timur dan menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta karena harus menempuh perjalanan lintas pulau untuk mencapai lokasi ujian.
Sejak pagi hari, para siswa bersama guru pendamping berangkat dari wilayah asal mereka menuju Larantuka. Perjalanan diawali dengan menggunakan transportasi laut yang menyeberangi perairan antarpulau. Waktu tempuh pelayaran sekitar sepuluh menit sebelum rombongan tiba di pelabuhan tujuan.
Setelah tiba di daratan Pulau Flores, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan roda empat menuju SMA St. Darius Larantuka yang menjadi lokasi pelaksanaan gladi. Meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan, para siswa tetap menunjukkan semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Gladi UNBK dilaksanakan untuk memberikan pengalaman kepada peserta didik dalam menggunakan sistem ujian berbasis komputer. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengenal tata cara login, penggunaan aplikasi ujian, prosedur pengerjaan soal, hingga mekanisme penyelesaian ujian sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah seorang guru pendamping menjelaskan bahwa kegiatan gladi sangat penting untuk meningkatkan kesiapan siswa, terutama bagi mereka yang belum terbiasa mengikuti ujian berbasis komputer.
Melalui gladi ini, siswa dapat berlatih menggunakan perangkat komputer dan memahami alur pelaksanaan ujian. Dengan demikian mereka akan lebih siap dan percaya diri saat mengikuti ujian yang sebenarnya, ujarnya.
Para siswa tampak serius mengikuti setiap tahapan simulasi yang diberikan. Mereka berusaha memahami petunjuk teknis serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk beradaptasi dengan suasana ujian berbasis teknologi.
Meskipun berasal dari wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan harus menempuh perjalanan lintas pulau, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Semangat tersebut mencerminkan tekad mereka untuk memperoleh pengalaman belajar yang sama dengan peserta didik di wilayah lainnya.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan gladi, termasuk penyediaan tempat dan fasilitas yang memungkinkan siswa mengikuti kegiatan dengan baik. Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam membantu sekolah mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian berbasis komputer.
Bagi para siswa, perjalanan menuju lokasi gladi tidak hanya menjadi bagian dari persiapan akademik, tetapi juga pengalaman berharga yang memperluas wawasan dan menumbuhkan rasa percaya diri. Mereka menyadari bahwa tantangan jarak dan transportasi bukanlah penghalang untuk terus belajar dan meraih prestasi.
Melalui pelaksanaan Gladi UNBK di SMA St. Darius Larantuka, diharapkan seluruh siswa SMPN Satap Bugalima semakin siap menghadapi ujian yang sesungguhnya. Dengan persiapan yang matang dan semangat belajar yang tinggi, para peserta diharapkan mampu mengikuti ujian dengan lancar dan memperoleh hasil yang terbaik.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis tidak mengurangi semangat peserta didik untuk mengakses pendidikan dan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran maupun evaluasi pendidikan.
Foto:  Emyen LeonyArya Irolf Goran

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar